Sistem pencernaan mencakup berbagai organ tubuh yang bekerja sama untuk memproses dan menyerap makanan, mengeluarkan enzim pencernaan, hingga mengeluarkan zat sisa makanan. Beberapa bagiannya meliputi kerongkongan, lambung, usus, kantung empedu, hati, dan pankreas.
Jika salah satu mengalami gangguan, fungsi tubuh secara keseluruhan juga bisa terdampak. Namun, gangguan sistem pencernaan umumnya memiliki keluhan yang relatif mirip satu sama lain meskipun penyebab dan tingkat kompleksitasnya cukup beragam.
Karena itu, memilih rumah sakit digestif dengan aspek seperti kelengkapan tim dokter dan tenaga medis, teknologi medis canggih, serta penerapan layanan berstandar internasional diperlukan. Simak penjelasan lengkapnya.
Kapan Perlu ke Dokter untuk Gangguan Pencernaan?
Nyeri dan rasa tidak nyaman di perut merupakan salah satu gejala gangguan saluran cerna yang umum dan tidak jarang dianggap sebagai kondisi sepele yang bisa membaik dengan sendirinya. Akan tetapi, tidak semua gangguan pencernaan dapat membaik hanya dengan perubahan pola makan atau gaya hidup.
Keluhan yang berlangsung lama, berulang, atau memburuk, dan disertai tanda tertentu seperti perubahan pola BAB, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, atau perdarahan saluran cerna, patut mendapatkan perhatian khusus. Untuk itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis terkait untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Apa Kriteria yang Bisa Dipertimbangkan saat Memilih Rumah Sakit Digestif?
Menurut artikel jurnal yang dipublikasikan di PubMed, salah satu faktor utama yang banyak dipertimbangkan oleh pasien saat memilih rumah sakit adalah reputasi. Tidak bisa dipungkiri bahwa reputasi berkaitan dengan kualitas pelayanan suatu fasilitas kesehatan.
Kualitas pelayanan sendiri dipengaruhi oleh berbagai aspek, mulai dari kompetensi dan pengalaman tenaga medis, fasilitas serta teknologi medis yang tersedia, hingga akreditasi dan pengakuan standar internasional. Oleh karena itu, aspek-aspek tersebut dapat menjadi pertimbangan saat memilih rumah sakit digestif untuk pemeriksaan dan pengobatan.
- Terdapat Dokter Spesialis dan Subspesialis Berpengalaman
Gangguan pencernaan dapat melibatkan berbagai organ dengan tingkat keparahan yang bervariasi, sehingga mendapatkan pengobatan yang tepat menjadi hal yang penting. Dalam hal ini, memilih rumah sakit dengan tim dokter spesialis dan subspesialis yang ahli dalam menangani kondisi saluran cerna, seperti gastroentero-hepatologi dan bedah digestif, bisa menjadi keputusan yang bijak.
Hal ini dapat dilihat melalui pengalaman, pendidikan, dan volume kasus yang telah ditangani. Dokter dengan pengalaman klinis yang luas umumnya lebih terbiasa menghadapi beragam kondisi pasien, termasuk kasus yang kompleks, sehingga dapat membantu dalam menentukan pendekatan diagnosis dan perawatan yang sesuai.
- Memiliki Layanan Multidisiplin yang Terintegrasi
Pada beberapa kasus, penanganan gangguan pencernaan umumnya juga memerlukan keterlibatan spesialisasi lain. Sebagai contoh, dokter spesialis gastroentero-hepatologi pun dapat berkolaborasi dengan dokter spesialis bedah digestif dan radiologi untuk menangani usus buntu. Selain itu, perawatan kanker saluran cerna juga bisa didukung oleh dokter spesialis onkologi, radiologi, dan patologi anatomi.
Dengan pendekatan ini, dokter dari berbagai bidang keahlian bisa saling berbagi perspektif untuk mengoptimalkan rencana perawatan pasien, terlebih pada kasus yang kompleks. Alhasil, pasien dapat memperoleh evaluasi dan perawatan yang lebih terarah.
- Didukung Fasilitas dan Teknologi Medis untuk Diagnosis dan Penanganan
Karena banyaknya gangguan saluran cerna dengan gejala yang serupa, penting untuk mempertimbangkan fasilitas dan teknologi medis yang mumpuni guna menunjang diagnosis. Salah satu contohnya adalah capsule endoscopy yang dapat digunakan untuk memeriksa kelainan pada area saluran cerna yang sulit dijangkau secara noninvasif.
Selain itu, teknologi modern seperti robotic digestive surgery juga memungkinkan penanganan yang lebih presisi untuk berbagai kondisi, seperti hernia dan polip besar kolorektal. Dengan dukungan fasilitas dan teknologi medis yang komprehensif, dokter dapat memiliki lebih banyak pilihan pendekatan penanganan yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien..
- Terdapat Berbagai Pilihan Teknik untuk Tindakan Medis
Ketersediaan berbagai teknik untuk tindakan medis memungkinkan pasien untuk mendapatkan perawatan yang paling sesuai berdasarkan jenis penyakit, ukuran dan lokasi kelainan, kondisi penyerta, dan kondisi pasien secara keseluruhan.
Misalnya, tindakan minimal invasif dapat direkomendasikan bagi pasien dengan berat badan berlebih karena operasi terbuka dapat memiliki tantangan lebih besar karena sayatan yang lebih besar dan risiko komplikasi luka yang lebih tinggi.
Selain itu, teknik bedah robotik dapat dipertimbangkan pada kasus dengan anatomi yang sulit dijangkau dan membutuhkan visualisasi yang lebih jelas, seperti pada beberapa kasus kolorektal atau hepatobilier (hati dan empedu).
- Menyediakan Layanan Pendampingan
Adanya layanan pendampingan yang dapat memudahkan pasien dalam menjalani perawatan juga bisa menjadi nilai tambah bagi suatu rumah sakit. Beberapa gangguan pencernaan mungkin membutuhkan pengobatan jangka panjang atau tindakan medis yang memerlukan pemantauan dan kontrol rutin, seperti pankreatitis kronis atau kanker saluran cerna.
Dalam hal ini, layanan seperti medical concierge bisa mendampingi pasien dalam mengoordinasikan konsultasi atau perawatan, membantu proses rujukan, dan memberikan perkembangan alur perawatan, seperti jika ada perubahan jadwal.
- Memiliki Standar Pelayanan dan Keselamatan Pasien yang Tepercaya
Salah satu acuan yang dapat membantu pasien memahami standar pelayanan dan keselamatan suatu rumah sakit adalah akreditasi atau pengakuan dari lembaga atau institusi tepercaya. Sebagai contoh, akreditasi Joint Commission International (JCI) menilai mutu pelayanan dan keselamatan pasien suatu rumah sakit.
Dengan akreditasi dan pengakuan berstandar internasional, pasien bisa mendapatkan gambaran lebih menyeluruh mengenai standar pelayanan dan keselamatan yang diterapkan oleh rumah sakit.
Guna menjawab kebutuhan pasien dengan gangguan pencernaan, Siloam International Hospitals menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional yang terakreditasi oleh JCI, mencakup tim dokter multidisiplin yang berpengalaman, fasilitas dan teknologi medis modern yang menunjang berbagai prosedur diagnostik dan penanganan, hingga layanan pendukung seperti medical concierge.